Speaker FOSS "Fs Series"
Speaker FOSS "Fs Series" lahir dari keinginan bathin saya demi memenuhi permintaan Kalangan Audio yang memang BUKAN INSTALLER AUDIO, melainkan untuk mereka dari Kalangan Konsumen Penikmat Audio (USER). Speaker ini akan membuktikan bahwa penciptanya bukan hanya mampu ber-teori mengajarkan Ilmu Tingkat Mahir Audio ke orang lain, tetapi juga mampu membuat sebuah Karya Bermutu Tinggi. Mata-bathin saya jadi terbuka lebar ketika melihat Penolakan demi Penolakan terhadap speaker FOSS oleh beberapa Installer Audio ketika kami datang DEMO & tawarkan menjadi Dealer. Alasan mereka yang AROGAN kebanyakan menilai suara & fisiknya gak "OK". Tapi... setelah sepanjang 2008-2009 speaker FOSS "Fs Series" memenangkan BEBERAPA KONTES untuk kelas bergengsi (FFA ANALOG) dengan budget minim, sepertinya ada beberapa ludah yang dicoba dijilat kembali. Itulah DUNIA AUDIO... siapa yang kuat mencoba menindas yang lemah. PRODUK "FOSS" DALAM PEMBUATANNYA MELEWATI TAHAP RISET YANG KETAT. BARANG KALAU MEMANG BAGUS GAK PERLU BOHONG....
Sejarah FOSS "Fs Series"
Sejarah
dari sebuah speaker dengan merk FOSS
dengan seri pertama "Fs Series"
memang cukup unik. Seri pertama speaker ini diputuskan untuk dikeluarkan
dalam kondisi yang dilematis, dimana team penguji menyatakan tidak lulus
test karena suaranya masih BEGINI-BEGITU
jadi material harus diganti dan spesifikasi harus diperbaiki oleh pabrik
yang memang berada di luar negeri karena FOSS memang bukan produk lokal
(hal ini berkali-kali dilakukan sehingga pemilik barang dibikin pusing
karena produk FOSS tidak pernah ter-realisasi). Cuma keyakinan saya
yang notabene sendirian berkata lain, karena targetnya bukan
untuk aplikasi HOME AUDIO, tapi untuk CAR AUDIO, "
Sorry aja kalau mau ikutin maunya banyak orang, belum tentu dalam 6
bulan ke depan produk ini bakal jadi, sebab uji cobanya saja sudah banyak
makan Modal & Waktu, lalu saya buatkan sebuah sistem 2 way speaker
dari sample yang sudah ada saja". Berjalan
dengan keyakinan sendiri, saya mencoba membuat setting
& pasif x-over cutting langsung ke dalam mobil demo. Hasilnya...
mampu membuat kuping team penguji tertipu dengan menganggap bahwa suara
ini sempurna karena Material-nya sudah diganti... he he he... (kena
tuh kuping beberapa orang gue kibulin). Kemudian
Jalur & Tata Letak Komponen dari design PCB Crossover FOSS "Fs
Series" saya buat tanpa nyontek design orang dan rumus X-Over Komponen
juga saya Hitung dengan RUMUS ala "GINDA",
sehingga gak perlu omong gede kalau ini adalah Hasil
Karya saya... Kemudian, jalur distribusi utama untuk
dealer FOSS seluruh Indonesia untuk yang pertama kali percaya "Fs
Series" adalah koneksi
dari saya dimana mereka yang sudah belajar Kursus Speaker Detector,
karena untuk mereka yang tidak kenal... lebih banyak terucap jawaban
pesimis & negatif terhadap barang baru ini. Saya berdua dengan Distributor
FOSS melakukan ROAD SHOW dengan mobil DEMO selama belasan hari ke pelosok
kota di pulau Jawa mulai dari jalur Pantura sampai Tengah & Selatan,
ini bukti bahwa saya ber-interaksi langsung untuk keberhasilan seri
Perdana ini, bukan cuma duduk santai tunggu hasil. Yang terakhir, waktu
pertama keluar speaker FOSS "Fs Series", saya pertaruhkan
Reputasi Speaker Detector
untuk sebuah Produk Baru dengan Rasa Baru ini, merk FOSS sih
kalau gagal masih enak, karena masih Baru yah tinggalin aja atau Paten
Merk Lain, tapi kalau "Speaker Detector" yang sudah saya bangun
bertahun-tahun... apa gampang ditinggalin begitu saja... enak aja.
Belum lagi semua masukan baik positif maupun negatif harus saya yang
hadapi sampai akhirnya "Fs Series"
ini berbunyi SADIS...
Saya mampu merancang sebuah sistim Audio dari Hulu sampai ke Hilir DENGAN KERJA SENDIRIAN khususnya di bidang Audio. Fakta ini bisa dijadikan kesimpulan, kalau mau ngaku mencipta sebuah Produk, ada baiknya bikin dari awal sampai selesai lengkap dengan design Cutting Tata-Suara dan coba naikkan "MERK" dagang-nya serta pasar-in sampai tuntas, rasakan suka-duka komplain-nya, biar tahu apa yang namanya Proses Menuju Keberhasilan. Bukan cuma karena Speaker nya saja yang menjadi tolak-ukur hebatnya sebuah suara, ingat boss: SEMUA MERK KECAP NGAKUNYA NOMOR SATU, TAPI LEBIH PENTING KECAP (MESKIPUN KECAP NOMOR 3) ITU DISAJIKAN JADI "HIDANGAN" OLEH KREATIVITAS KOKI YANG HANDAL SUPAYA BISA DINIKMATI SECARA "SATU KESATUAN" RASA...